Selasa, 16 Januari 2018

Pelatihan BLS

Pelatihan Bantuan Hidup Dasar/Basic Life Support (BLS) digelar di Gedung Serba Guna (GSG) GOR Kaliwates pada hari Minggu tanggal 03 Desember 2017 diikuti sebanyak lebih kurang 2000 orang. Pelatihan bantuan hidup dasar ini bertujuan agar masyarakat memiliki pengetahuan yang baik tentang bagaimana memberikan pertolongan kepada orang yang tidak sadarkan diri, mengalami henti nafas, detak jantung tiba-tiba berhenti. Harapan dengan adanya pelatihan ini agar masyarakat Jember terlatih dalam menangani bantuan hidup dasar apabila ada tetangga yang mengalami kecalakaan, mengalami henti jantung. Puskesmas Mumbulsari turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan menghadirkan bidan wilayah dan kader posyandu serta staf puskesmas.












Selamat Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53

Suasana di Alun - Alun Kabupaten Jember hari ini, Jumat (30/11) terasa lain dari hari biasanya. Lebih kurang 1000 orang yang berasal dari jajaran kesehatan, institusi pendidikan kesehatan, mitra kesehatan, dan organisasi masyarakat telah berkumpul di sekitar Alun - Alun Kabupaten Jember Melalui tujuan yang sama, yaitu menjadikan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang diperingati setiap bulan November setiap tahunnya, menjadi momentum untuk menggaungkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) bagi semua komponen agar dapat melakukan perilaku hidup sehat untuk mencegah berbagai ancaman penyakit. Kegiatan yang dilakukan meliputi pengobatan gigi, penyuluhan HIV/AIDS, senam bersama, dan berbagai aktivitas lainnya.











Minggu, 31 Desember 2017

Sosialisasi dan Penyuluhan Aku Bangga Aku Tahu (ABAT)

Penyuluhan Aku Bangga Aku Tahu (ABAT) merupakan program dari Kementrian Kesehatan untuk pencegahan HIV/AIDS bagi remaja yang diluncurkan mulai tahun 2013. Dengan adanya penyuluhan ABAT pada sasaran usia 15-24 tahun diharapkan anak remaja memiliki pengetahuan yang benar dan komperhensif tentang HIV AIDS. 



Sosialisasi ABAT bagi remaja di wilayah Puskesmas Mumbulsari dilaksanakan selama dua hari yaitu:
a. Hari Kamis tanggal 16 November 2017 di Puskesmas Mumbulsari dengan sasaran sebanyak 30  siswa siswa SMA Negeri 1 Mumbulsari
b. Hari Sabtu tanggal 18 November 2017 di MA Nurul Qonaah Desa Karang Kedawung dengan sasaran sebanyak 70 siswa siswa MA Nurul Qonaah Desa Karang Kedawung




Acara diawali dengan pretest (test awal) untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa / siswi sebelum diberikan materi penyuluhan ABAT. Setelah itu, penyampaian materi dari narasumber : Moch. Taufiq Hidayat, A.Md. Kep selaku petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Mumbulsari.

Pembentukan Tim Pembina UKS

Pada hari ini Rabu tanggal Dua Puluh Dua Bulan November Tahun Dua Ribu Tujuh Belas dilakukan pertemuan pembentukan Tim Pembina UKS. Kegiatan dibuka oleh dr. Rukhin selaku Kepala Puskemas dan selanjutnya pemaparan materi oleh pemegang program UKS yaitu Mujiati, A.Md. Keb.




Adapun materi yang disampaikan diantaranya adalah 
a. Kebijakan program AUS dan Remaja meliputi latar belakang, kebijakan, dan dasar hokum
b. Trias UKS meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat
c. Pembentukan TP UKS kecamatan (tim pembina) dan TP UKS sekolah (tim pelaksana)



Kegiatan berjalan lancar menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi serta dihadiri sebanyak delapan puluh enam orang. Tim Pembina UKS diteruskan di masing-masing sekolah untuk dijalankan sesuai tugas masing-masing. 

Jumat, 03 November 2017

POSKESTREN

Pemberdayaan masyarakat di Pondol Pesantren merupakan upaya fasilitasi agar warga pondok pesantren mengenal masalah yang dihadapi, merencanakan dan melakukan upaya pemecahannnya dengan memanfaatkan potensi setempat sesuai situasi, kondisi, dan kebutuhan setempat. upaya fasilitasi tersebut diharapkan dapat mengembangkan kemampuan warga pondok pesantren untuk menjadi perintis/pelaku dan pemimpin yang dapat menggerakan masyarakat berdasarkan asas kemandirian dan kebersamaan.

kegiatan yang dilakukan dalam pengelolaan poskestren lebih diutamakan dalam hal pelayanan promotif (peningkatan kesehatan) dan preventif (pencegahan) tanpa mengabaikan aspek kuratif (pengobatan) dan rehabilitatif (pemulihan kesehatan) yang dilandasi semangat gotong royong dengan pembinaan oleh puskesmas setempat.

Pada tanggal 11 Oktober 2017 pemegang program promkes, kesling, uks, kespro, dan P2M mendapatkan pelatihan penyuluhan pondok pesantren sehingga pada nantinya kelima pemegang program tersebut dapat memberikan materi kepada pengurus pondok pesantren dan santri husada. 

Rencana tindak lanjut dari kegiatan pada tanggal 11 oktober 2017 adalah mengadakan sosialisasi kepada tiga pondok pesantren yang dihadiri oleh pengurus pondok pesantren dan santriwan dan santriwati pondok pesantren yang dilakukan pada tanggal 24 Oktober 2017





kegiatan selanjutnya setelah dilakukan penyuluhan kepada santri diharapkan para santriwan dan santriwati dapat memberikan materi di pondok masing-masing.  Pada masing-masing pondok dibuat struktur organisasi yang terdiri dari pembina, ketua, sekertaris, bendahara, santri husada, pokja 1 (pelayanan kesehatan), pokja 2 (kesehatan lingkungan), dan pokja 3 (promosi kesehatan)









Kegiatan di bulan Februari tahun 2019

Bulan februari telah tiba beberapa kegiatan yang telah dilakukan diantaranya adalah Rapat lintas Program, Rapat Mutu, Pertemuan PKP, Lokmi...